Kamis, hari terakhir konferensi. Kali ini kami berangkat lebih pagi dari biasanya karena acara kali ini hanya sampai setelah dzuhur. Penutupan acara dimulai sekitar pukul 11.00 siang, disana di umumkan siapa saja yang mendapatkan award dll. Bu Tia, dalam sesi reporter satu-satunya dari Indonesia yang mendapat acknowledgment, walaupun ga dikasih sertifikat atau apa tapi itu cukup membanggakanlah ya sebagai mahasiswa beliau saya bangga dan iri... :D
Setelah pembagian semua award dan seluruh kata sambutan, ada pengajuan proposal untuk konferensi ke 22 IUHPE tahun 2016 nanti. Dua negara yang mengajukan yaitu, Afrika Selatan dan Brazil. Entah dimana nanti, tapi saya berharap di Brazil dan berharap bisa ikut lagi. Aaamiiin :)
Waktu dzuhur telah tiba, tiba pulalah masanya perut kami memberontak meminta makanan, ternyata hari terakhir ini ga dikasih makan. Terpaksalah kami harus cari makan diluar. Di hari terakhir konferensi ini, jadi hari terakhir juga bagi kami ketemu teman-teman mahasiswa Indonesia. Bu Tia udah pulang duluan ke Jakarta. Faiz, Fariz, Shely, Mba ike, Tika, Tina setelah acara langsung berangkat ke Bangkok.
Kami berlima masih bertahan di Pattaya sampai besoknya (30 agustus) karena kami sewa penginapan memang sampai tanggal tersebut. Setelah teman-teman pada pergi, kami bingung mau kemana. Banyak sih tempat wisata yang ada di Pattaya, tapi bayar masuknya itu mahal dan biaya songtaew kesana juga mahal. Awalnya pengen ke Nong Noch Garden yang lumayan jauh dari PEACH tapi karena tiket masuknya seharga 500 baht kami mengurungkan niat. Kami akhirnya ke mini siam yang harga tiketnya 300 baht untuk orang asing dan 200 baht untuk orang Thai.
Ternyata lumayan jauh dari PEACH, kami naik songtaew dengan tarif 300 baht berlima. sekitar hampir 30 menit kami sampai di Mini Siam, namun sebelum masuk kami makan dulu di McD didepannya karena emang udah lafaaarrr.....
Gb1. Walau lapar harus tetap senyum :)
Semangat dan tenaga telah terkumpul setelah isi perut, sekarang waktunya melelahkan diri dengan muter-muter mini siam. Kayak apa sih isinya. Didekat pintu masuk disediakan payung gratis bagi para pengunjung karena memang panas sekali.
Mini Siam adalah kumpulan miniatur-miniatur bangunan di Thailand, Siam itu artinya Thailand. Tapi sebelum melihat miniatur-miniatur bangunan Thailand disana juga ada miniatur bangunan-bangunan Eropa, Mesir, Amerika, Singapore, dll.
Kalau di Indonesia, mungkin mini siam ini kayak Taman Mini Indonesia Indah. Tapi kalau di mini siam semuanya benar-benar mini ga kayak di TMII yang bangunannya besar seperti aslinya. Jadi ke mini siam cuma bisa foto-foto, keliling mini siam yang luasnya jauh banget dari TMII, mini siam ini kecil sekali.
Karena kami kesana siang hari jadi orang yang berkunjung masih sedikit, namun semakin sore semakin ramai ada juga orang Indonesia yang ikut konferensi kesana. Kalau kita pintar ambil sudut pandang buat foto bisa jadi fotonya keliatan asli kalau kita pernah kesana (eropa, dll).
Setelah puas keliling dan foto-foto, kami istirahat di sebuah candi gitu, ngobrol ngalor ngidul sampai malam. Diliatin orang-orang yang lewat, tapi masa bodo aja lah. :D
Mini Siam adalah kumpulan miniatur-miniatur bangunan di Thailand, Siam itu artinya Thailand. Tapi sebelum melihat miniatur-miniatur bangunan Thailand disana juga ada miniatur bangunan-bangunan Eropa, Mesir, Amerika, Singapore, dll.
Gb2. Paris itu dekat :D
Karena kami kesana siang hari jadi orang yang berkunjung masih sedikit, namun semakin sore semakin ramai ada juga orang Indonesia yang ikut konferensi kesana. Kalau kita pintar ambil sudut pandang buat foto bisa jadi fotonya keliatan asli kalau kita pernah kesana (eropa, dll).
Setelah puas keliling dan foto-foto, kami istirahat di sebuah candi gitu, ngobrol ngalor ngidul sampai malam. Diliatin orang-orang yang lewat, tapi masa bodo aja lah. :D
Gb3. Randika, ALul, Dira, Asri
Ketika hari mulai gelap dan lampu-lampu di miniatur-miniatur dihidupkan semakin indah saja rasanya. Namun karena udah malam kami mulai jalan keluar untuk pulang dan juga masih foto-foto. Dalam hitungan beberapa jam kami sudah mengelilingi Thailand, beberapa negara eropa, afrika, asia, amerika, dll. Dunia itu sempit ternyata. hahaa :D
Gb4. Mesir
Itu foto yang paling saya suka, karena foto berlima juga karena latarnya. Mesir salah satu negara yang ingin sekali saya kunjungi. Semoga lain kali ada rejeki buat kesana. Aamiin :)
Setelah puas foto-foto kami akhirnya pulang, tapi sebelumnya mampir dulu ke Sevel, biasa buat beli mie instan dan makanan lainnya. Dan seperti biasa juga kami merepotkan karyawan sevel tersebut karena merak ga ada satupun yang ngerti bahasa inggris.
Kami nunggu songtaew sambil jalan kaki aja dan didepan kami ada songtaew yang ngetem, setelah negosiasi akhirnya kami sepakat naik itu dengan tarif 200 baht. Tapi baru akan naik, tiba-tiba ada songtaew dari belakang yang nyerobot dan marah-marah ke sopir songtaew yang akan kami naiki. walau ga ngerti apa yang di omongin yang jelas, kami ga boleh naik songtaew yg kami tawar tadi. Kami harus naik songtaew yg baru tadi. Kami merasa ga enak ama sopir pertama, tapi mau gimana lagi kami ga paham dan manut-manut aja.
Kami berfikir, mungkin songtaew yg kami tawar tadi bukan berada di wilayahnya trus ada yang punya wilayah dateng dan dengan sok banget ambil penumpang yang dia merasa punya hak. ternyata Jakarta, Pattaya sama saja. Keras..!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar