Beranjak ke hari berikutnya, pagi ini masih seperti kemarin cerah berawan dan sangat menyenangkan. Konferensi hari pertama dan kami telat datang ke PEACH karena telat bangun. -_- Untung masih dapet coffee break haha :D
Tak perlu banyak bercerita tentang bagaimana konferensinya, yang ingin saya bagi hanya yang menarik-menarik saja dari perjalan kami. Jujur saja saya ngantuk sekali mengikuti jalannya konferensi, bahasa inggris saja sudah bikin loading saya lama apalagi bahasa prancis atau spanyol. Juga beberapa poster presentasi ada berbahasa Jepang, pakai huruf kanji itu. -_-
Hari ini kami bertemu lagi dengan mahasiswa Indonesia dari FKM UI (Alex, Putri, Icha), dosen dari UGM dll. Setelah coffee break kami melihat-lihat poster, kali aja ada yang menarik dan bisa dijadiin referensi untuk skripsi sampai jam makan siang menjelang. Makan siang kali ini adalah makanan Jepang yang lidah saya ga terlalu bisa diajak bekerja sama.
gb 1. Makanan Hari pertama, minumannya aseem
Gb 2. Udah di Luar Negeripun tetep aja lesehan :D
Dalam makan, saya terima WA dari seorang dosen promkes, Bu Tia, Mutia Narila Nasir orang MInang juga tepatnya di Pariaman. Beliau baru selesai PhD awal tahun ini di Jepang. Beliau tanya dimana dan ternyata beliau juga ikutan, jadi deh kita ketemu dengan agak malu dikit karena kita Pergi konferensinya masih jadi anak bawang.. :D
Gb3. Alul, Bu Tia, Vina, Randika
Setelah capek tempat konferensi dan acara selesai, kami menghabiskan sore menanti matahri tenggelam di belakang Royal Clift Hotel. Untuk menuju pantai kami memang harus melewati loby hotel dulu, awalnya kami fikir tidak boleh masuk karena tidak menginap disana tapi untung saja boleh dan ditunjukkan jalan oleh petugas hotel. Pantai berada di lantai paling bawah, loby ternyata di lantai 4, kami harus turun menggunakan lift setelah itu baru berjalan kaki ke pantai.
Pantainya bersih sekali mungkin karena di kawasan hotel bintang 5 tapi itu sangat menyenangkan. Waktu itu pantai masih belum ramai, hanya ada beberapa bule yang berenang ditengah teriknya matahari. Kami masih berpakaian lengkap ke pantai yang jelas sekali salah kostum. haha :D
Cukup lama bagi kami menanti sang surya kembali ke peraduannya karena kita ke pantai waktu itu belum jam 4 sore. Jadilah kami tidur-tiduran aja dan foto-foto.
Gb4. Menanti senja
Pergilah ke laut atau ke pantai untuk melihat betapa besarnya kuasa Allah, benar kalau menurut saya. Tak ada yang bisa mengalahkan keindahan yang diciptakan Allah. Entah saya yang norak atau gimana yang jelas sangat indah matahari terbenam saat itu walau tak terlalu sempurna dibanding hari berikutnya.