Jumat, 14 Juni 2013

Unforgetable Moment Part II : Aia Tajun Pinang

Melanjutkan postingan yang sebelumnya, kemaren posting tentang teman-teman di sekolah. sekarang akan posting tentang perjalanan kami ke Waterfall/Aia Tajun di Pinang. Pinang adalah suatu nama daerah di nagari Saniang Baka, agak jauh dari pusat kenagarian. Kenapa namanya pinang? entah saya pun tak tau. Mungkin dulu disana banyak pohon pinang kali. :D

Nah, saat itu kami kelas 3 MTs setelah UN tak ada lagi jadwal ke sekolah. Kami berinisiatif untuk menikmati liburan dengan pergi ketempat yang belum pernah kami kunjungi. Waktu itu yang pergi bersembilan orang saja karena teman-teman yang lain sibuk entah mengapa. Terdiri dari 6 orang cowok dan 3 orang cewek, saya salah satu dari 3 wanita itu.
Gambar 1. Dari sebelah kiri yaitu Reqi, Dendi, Aulia, Saya, Novi, Fauzan, Fiki dan Ronald. 
Yang motoin waktu itu si Fikri. Waktu itu kami berangkat udah lumayan siang, sekitar jam 9 atau 10 lah. Kami membawa bekal seadanya, karena tak terlalu direncanakan perjalanan ini sehingga yang ikut hanya sedikit. Saya lupa, kami menuju jalan masuk ke air terjun itu naik apa, entah angkot entah motor. Setelah itu kami baru berjalan kami, menyusuri sawah, sungai dan lembah. :D
Pas di persawahan, ada bapak-bapak yang menegur kami bukan hanya menegur tapi juga melarang kami untuk pergi ke air terjun tersebut. Katanya ada anak harimau disana, tapi kami tetap melanjutkan perjalanan karena sudah terlanjur kesana.
Perjalanan dari pinggir jalan raya menuju air terjun tak begitu lama, tidak lebih dari 1 jam. Walaupun medannya agak sulit apalagi bagi perempuan tapi kami tetap sampai disana dengan selamat.
Gambar 2. Para lelaki tangguh waktu itu, sekarang ga tau ya.. :D
Gambar 3. Ini Aulia Rusda, sekarang kuliah di UMMY Solok dan jadi TU di sekolah kami dulu.
Gambar 4 . Ini Hervina Ahmad EL-Gubh, yang doyan berpetualang (baca: malala). Sekarang di UIN Jakarta.. :D
Gambar 5. Itu si Novi dengan mamaknya si Dendi. Apakah kalian masih seharmonis ini? :D

Gambar 6. kami harus melewati batu-batu yang besar untuk menuju air terjun.

Gambar 7. Yeee akhirnya sampai ..:D
Gambar 8. Air terjun nya kecil
Air terjunnya tak terlalu deras dan besar karena kami pergi pas musim panas jadi agak kurang sempurna kecantikannya. Tapi, beruntung juga pas musim panas karena jalan menuju kesana tidak terlalu licin. Pas musim panas saja melewati batu-batu itu saja sudah bikin 'tasileper' apalagi pas musim hujan 'cungak-cungak' nanti karena jatuh. 

Gambar 9. Masih imut-imut ya :D
Gambar 10. (isi sendiri)
gambar 11. Mandi-mandi

Gambar 12. Selesai makan , Yang cowok2 pada mandi dulu setelah itu makan bareng
gambar 13. (silakan komen sendiri)


Mungkin bisa dibilang norak jika saya berkata seperti ini, saya bangga dan bahagia di lahirkan di sebuah desa yang indah dan dengan teman-teman yang sangat menyenangkan memberikan pengalaman indah yang tak akan pernah terlupa. Aku rindu kalian..:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Solo Travel : Cara Hemat dari Solok Ke BIM ( Bandara International Minangkabau)

Halo semuanya, akhirnya bisa nulis lagi disini karena baru ada yang mau di posting dan sedang ada niat :D Okey, 2 minggu lalu saya berkesemp...