Selasa, 14 Mei 2013

FKIK Menolak Acara Dari Djarum Foundation

(Ciputat, 15 Mei 2013)Kemarin pagi, pas perjalanan menuju kampus ada beberapa spanduk acara dan informasi yang di pasang di pagar-pagar kampus dari kampus FISIP, Psikologi, PascaSarjana hingga FKIK. Namun ada satu spanduk yang menarik, bukan spanduknya yang menarik tapi Sponsornya yang bikin saya agak memperhatikan spanduk itu.

Ternyata, FKIK (Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan) UIN Syarif Hidayatullah akan dijadikan tempat untuk sebuah acara yang di sponsori oleh Djarum Foundation, yaitu "Rossy Goes to Campus" dengan Tema Melangkah Bersama Gita Wirjawan, Basuki Purnama, Iwan Setiawan. Acara ini diadakan bersamaan dengan rangakaian perayaan Milad UIN Jakarta ke 11, yang akan diseenggarakan pada tanggal 18 Mei 2013.

Ironi jadinya acara yg disponsori Djarumn Foundation (walaupun cuma CSR nya PT. Djarum) diadakan di kampus FKIK UIN Jakarta. Sebuah Fakultas Kesehatan yang mahasiswanya menolak apapun yang berhubungan dengan rokok akan menjadi tempat sebuah acara 'rokok'. Walaupun acara ini bukan dari Fakultas tapi dari Universitas. Tapi ya ga lucu aja, sangat kontras jadinya dengan apa yang telah teman-teman FKIK lakukan selama ini untuk menolak rokok.

Jika jadi acara tersebut dilakukan di FKIK, seolah-olah teman-teman dan kampus ini munafik sekali. Selama ini teman-teman FKIK gencar menolak rokok, tapi tiba-tiba menerima aja acara dari yang mereka tolak tersebut dilaksanakan dikampus.

Seharusnya, pihak Universitas menyesuaikan tempat dan sponsornya karena menurut saya hal ini sangat sensitiv. Universitas telah menghina kampus FKIK secara tidak langsung. Okelah, jika Universitas menerima bantuan dari PT. Dajrum tersebut, mungkin banyak hal yang dipertimbangkan yang saya tidak tahu. Tapi ya kalau bikin acara jangan di FKIK juga, masih banyak fakultas lain yang lebih bagus dan luas.

Dari 11 fakultas yang ada di UIN, FKIK yang dipilih. Menurut saya, ini hanya akan membuat para pengusaha rokok itu tertawa dan meremehkan UIN. UIN terutama FKIK, seolah tidak konsisten dalam menolak rokok/tobacco. Walaupun itu hanya CSR dari perusahaan itu.

Beruntung punya rektor yang aktif di sosial media, apa yang kita rasakan bisa disampaikan langsung kepada beliau. Saya menyampaikan ketidaknyaman mahasiswa FKIK terhadapa acara tersebut dan beliau menanggapinya, katanya akan dipertimbangkan.Setelah itu, banyak dari teman-teman FKIK yang mention beliau. Dari Pihak BEM maupun personal yang intinya sama, yaitu menolak adanya acara itu di FKIK.

Esoknya (hari ini), tidak ada lagi spanduk-spanduk itu di pinggir jalan dan Baliho yang besar didalam kampus FKIK pun menghilang. Alhamdulillah ya, pihak rektorat sangat tanggap dengan aspirasi mahasiswa. Semoga acara tersebut benar-benar tidak dilakukan di FKIK. (vina)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Solo Travel : Cara Hemat dari Solok Ke BIM ( Bandara International Minangkabau)

Halo semuanya, akhirnya bisa nulis lagi disini karena baru ada yang mau di posting dan sedang ada niat :D Okey, 2 minggu lalu saya berkesemp...