Hellloooooo, akhirnya blog ini terbuka lagi setelah vakum beberapa waktu. Mendisiplinkan diri untuk menulis memang sangat sudah dewasa ini. Nah, sekarang saya akan coba berbagi tentang perjalanan ke Penang November 2019 lalu. Melarikan diri sejenak dari rutinitas biar ga gila.
Saya berangkat berdua dengan teman perempuan juga, maklum singelillah :D Untuk tiket dan akomodasi sudah dibeli satu bulan sebelum berangkat mumpung dapat promo dari salah satu OTA besar Indonesia. Penerbangan kami dengan Citilink pukul 09.55 WIB jadi sekita setengah Delapan pagi kami sudah di Bandara Soekarno Hatta Terminal 2F. Perjalanan dari Jakarta ke Penang ditempuh selama 2 jam 30 menit. Asyiknya pakai Citilink penumpang dikasih makan berat dan dapat jatah bagasi masing-masih 10kg per penumpang.
Kami sampai di Bandara International Penang Pukul 13.25 waktu setempat. Kesan pertama adalah Bandaranya ga begitu besar hampir sama dengan Bandara International Minangkabau. Sehingga antri Imigrasi dan bagasi ga begitu lama. Sebelum keluar bandara kami membeli kartu SIM agar bisa mengakses internet.
Kami menuju penginapan menggunakan Bus Rapid Penang dengan tujuan Terminal Komtar yang murah meriah. Setelah sampai di Komtar kami lanjut ke penginapan menggunakan Grabcar karena ga tau lokasi. Kami menginap di Muntri House yang ternyata dekat dengan Komtar, bisa jalan kaki sekitar 10-15 menit.
Perjalanan pertama kami adalah keliling Penang yang bisa dijangkau dengan jalan kaki, kami menyusuri Love Lane sampai ke City Hall Penang dan Harbour Penang. karena angin sore cukup kencang kami akhirnya jalan lagi menuju Kampung Clan of Jetty, sebuah pemukiman tradisional etnis Cina, untuk menikmati matahari terbenam, jalan kaki lagi.Sembari jalan, banyak spot foto yang bisa ditemui jadi ga begitu membosankan apalagi ada teman ngobrol.
![]() |
| Suasana Senja Menjelang Malam di Kampung Klan Jetty |
Setelah matahari terbenam kami, melanjutkan perjalanan menuju Mesjid Kapitan Keling sekalian untuk makan malam. Jarak antar tempat wisata di Penang ga jauh-jauh bisa dengan jalan kaki kalau mau, hitung-hitung bakar kalori. Kami sholat magrib dan Isya di mesjid, karena sedang ada acara jadi mesjid ramai dengan jamaah perempuan juga. Kebanyakan jamaahnya etnis India gitu. Setelah sholat kami makan nasi kandar yang kedainya persis di sebelah mesjid. Rasa nasi kandar itu enak sih tapi menurut saya kalau kebanyakan bikin eneg. Kalau beli mending kuahnya dikit aja. Dari sana kami pulang jalan kaki ke penginapan.
Hari kedua, kami memutuskan untuk ke Penang Hill. Setelah sarapan kilat kami pesan grab karena sudah agak siang karena takut antri lama padahal kalau naik bus bisa murah banget. Sebelumnya kami sudah beli tiket untuk ke The Habitat Penang Hill tapi sebelumnya tetap harus tetap beli tiket kereta untuk ke kawasan Penang Hillnya. karena kami beli tiket reguler jadi ngantrinya lama.
Penang Hill merupakan salah satu titik tertinggi di Penang sehingga darisana kita melihat pemandangan Georgetown dan Jembatan yang menghubungkan dengan Pulau besar Malaysia. Setelah puas mengabadikan keindahan kami langsung menuju ke The Habitat yang seperti kawasan hutan lindung gitu tapi ada seperti bangungan melingkar didalamnya. Entah apa namanya.
Kawasan ini sangat menenangkan dan hijau, cocok sekali untuk orang yang bener-bener pengan rehat. Kami pulang ketika sudah mulai sore dan turunnya antri lagi karena tiket reguler. kalau mau ambil yang fast track sih bisa langsung aja naik kereta. Kami pulang menggunakan Bus Rapi Penang dan turun di Komtar. Karena sudah tau akhirnya kami jalan kaki ke penginapan. Sambil berlalu kami singgah di beli Es Cendul yang terkenal itu dan mampir di Pasar Chowrasta buat beli oleh-oleh.
Kami sampai di penginapan setelah magrib, kami memutuskan untuk istirahat saja karena besok sudah pulang. Pas sampai penginapan ada anak kecil manis dari Korea yang ternyata kamarnya disebelah kamar kami. Dia bersama bapaknya dan berasal dari Busan.
Hari Ketiga, pagi-pagi kami pergi ke spot-spot poto mainstream khas Penang karena sebelumnya memang tidak sempat karena pas lewat sudah malam. Kemudian balik ke Penginapan dan ternyata ada Toko Coklta Beryls yang dekat banget dengan penginapan -_-
Setelah beres-beres kami bersiap untuk ke Bandara,kami jalan kaki saja ke Halte terdekat ternyata bus nya ga lewat-lewat. akhirnya kami pergi ke Terminal Komtar, karena ada sesuatu yang harus dibeli saya masuk di Mall Perangin Komtar dan teman saya jaga barang dan nunggu bus.
Takdir baik, saya selesai tepat waktu walau kami sempat saling mencari karena ga bisa nelfon satu sama lain saat bus datang dan meminta sopirnya menunggu sebentar. Tapi, akhirnya kami naik bus dan sampai di Bandara tepat waktu.
Yeay, akhirnya pulang lagi. kembali menghadapi dunia nyata. Overall, jalan-jalan di Penang menyenangkan karena kota kecil dan makanannya juga bersahabat dari segi rasa dan harga. Semoga ada kesempatan untuk jalan-jalan lagi.
Kami sampai di penginapan setelah magrib, kami memutuskan untuk istirahat saja karena besok sudah pulang. Pas sampai penginapan ada anak kecil manis dari Korea yang ternyata kamarnya disebelah kamar kami. Dia bersama bapaknya dan berasal dari Busan.
Hari Ketiga, pagi-pagi kami pergi ke spot-spot poto mainstream khas Penang karena sebelumnya memang tidak sempat karena pas lewat sudah malam. Kemudian balik ke Penginapan dan ternyata ada Toko Coklta Beryls yang dekat banget dengan penginapan -_-
Setelah beres-beres kami bersiap untuk ke Bandara,kami jalan kaki saja ke Halte terdekat ternyata bus nya ga lewat-lewat. akhirnya kami pergi ke Terminal Komtar, karena ada sesuatu yang harus dibeli saya masuk di Mall Perangin Komtar dan teman saya jaga barang dan nunggu bus.
Takdir baik, saya selesai tepat waktu walau kami sempat saling mencari karena ga bisa nelfon satu sama lain saat bus datang dan meminta sopirnya menunggu sebentar. Tapi, akhirnya kami naik bus dan sampai di Bandara tepat waktu.
Yeay, akhirnya pulang lagi. kembali menghadapi dunia nyata. Overall, jalan-jalan di Penang menyenangkan karena kota kecil dan makanannya juga bersahabat dari segi rasa dan harga. Semoga ada kesempatan untuk jalan-jalan lagi.

